Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Eks Nihilo: Antara Kehancuran dan Penciptaan yang Tak Pernah Usai

Refleksi tentang Iman, Sains, dan Misteri Kosmos Setelah alam mencapai titik nadirnya, manusia mungkin bertanya: apakah Sang Pencipta, dalam siklus kosmik yang abadi, akan kembali meruntuhkan fondasi eksistensi dan menumbuhkan kehidupan dari ketiadaan   ex nihilo ? Pertanyaan ini bukan sekadar renungan teologis, melainkan cermin kegelisahan manusia modern yang hidup di tengah kehancuran ekologis, krisis moral, dan percepatan teknologi. Di balik rasionalitas sains dan keyakinan iman, manusia tetap mencari satu hal yang sama: makna keberadaannya di tengah semesta. 1. Ketegangan Abadi antara Iman dan Sains Hubungan antara agama dan sains sering dipandang sebagai pertentangan. Sains berbicara dengan bahasa rasionalitas, eksperimen, dan hukum alam; agama dengan wahyu, misteri, dan makna. Namun, konflik ini tidak selalu destruktif. Ia justru bisa menjadi ruang dialog yang memperkaya. John Polkinghorne (2006), seorang fisikawan dan teolog Inggris, menulis bahwa “sains dan iman adalah...